malam ku sendiri
tenggelam dalam kelam langit
segaris bulan
tersembul diantara pekat angkasa
dan sebar kerlip bintang
tak mampu memberi terang
pada alam raya
kurasakan betapa teduhnya malam
sejuk dalam rengkuh
tangan sang penguasa
ada sesuatu menyusup masuk ke kalbuku
betapa syahdunya kepekatan
dalam..
ada ketenangan dan kenikmatan disana
angin bertiup lembut
membelai daun rambutan
membisikkan lagu nan mendesah merdu
dan irama ranting bergesek
melengkapi kesempurmaan orkestra malam
sempurnanya kau mencipta
wahai sang penguasa
tak ada cacat
tak ada cela
andai semua insanmu tahu

bahwa kelam adalah syahdu
tak ada rasa takut itu
sementara alam terus memainkan simphoninya
aku semakin tenggelam dalam angananku
menikmati pertunjukan semesta
membuatku terhanyut
dan larut dalam kantuk





