div.TabView div.Tabs { width: 350px; height: 24px; overflow: hidden; } div.TabView div.Tabs a { float: left; display: block; width: 90px; text-align: center; height: 24px margin-left:3px; padding-top: 3px; vertical-align: middle; -moz-border-radius-topleft:5px; -moz-border-radius-topright:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; border-top-left-radius:5px; border-top-right-radius:5px; border: 1px solid #666666; border-bottom-width: 0; text-decoration: none; font: 12px "Arial", Times New Roman, Serif; color: #000; font-weight: 900; } div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active { background-color: #DDDDDD; } div.TabView div.Pages { width: 350px; height: 250px; clear: both; background-color: #FFFFFF; -moz-border-radius:5px; -webkit-border-radius:5px; border-radius:5px; border: 1px solid #666666; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page { height: 100%; padding: 0; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page div.Pad { padding: 3px 5px; }

Sabtu, 21 Juni 2008

Rasakan nikmatnya

.
malam ku sendiri
tenggelam dalam kelam langit
segaris bulan
tersembul diantara pekat angkasa
dan sebar kerlip bintang
tak mampu memberi terang
pada alam raya

kurasakan betapa teduhnya malam
sejuk dalam rengkuh
tangan sang penguasa

ada sesuatu menyusup masuk ke kalbuku
betapa syahdunya kepekatan
dalam..
ada ketenangan dan kenikmatan disana

angin bertiup lembut
membelai daun rambutan
membisikkan lagu nan mendesah merdu
dan irama ranting bergesek
melengkapi kesempurmaan orkestra malam

sempurnanya kau mencipta
wahai sang penguasa
tak ada cacat
tak ada cela

andai semua insanmu tahu
bahwa kelam adalah syahdu
tak ada rasa takut itu

sementara alam terus memainkan simphoninya
aku semakin tenggelam dalam angananku
menikmati pertunjukan semesta
membuatku terhanyut
dan larut dalam kantuk

Rahasia sebuah hati

.
Ada nama tersimpan
dalam hatiku yang paling dalam
bertahun-tahun sudah dia ada disana
dan aku belum bisa
dan tak akan bisa menghapusnya

Ya, aku memang
tak akan menghapusnya dari hatiku
karna dia pernah membuatku bahagia

Dan bila
ada hadir nama lain dihati
tetap akan aku sediakan ruang itu
untuknya
dan kubuat ruang lain
untuk kehadiran yang baru

Dia memang tak mungkin kumiliki
namun aku tak menyesal
karna memang cinta
tidak selamanya harus memiliki
memang begitu adanya

aku selalu merasakan
kenangan itu begitu indah
dan membekas dalam
terpahat di hatiku

pahatan yang menciptakan
maha karya seni yang indah
kenangan itu bagaikan
master piece dalam hidupku

saat – saat itu
adalah saat – saat dimana
aku merasakan tiap detik adalah
goresan kuas dari seorang pelukis
yang menyapukan warna – warna indah
yang pada akhirnya
terpadu dalam satu lukisan

kau ada
kau akan selalu ada
dalam hatiku
dan menyertaiku
mungkin
sampai akhir hidupku

Sabtu, 14 Juni 2008

Pasrah

kala beban berat itu menderaku
kucoba dengan segala kekuatanku
untuk tetap berdiri
dan tegar tersenyum
meski dalam hatiku
luluh lantak remuk redam
serasa tak terbentuk lagi

karena masih ada rasa percaya itu
tak kau beri beban diluar kemampuan hambamu
hanya padamu aku berbagi beban itu
dengan doaku
dengan dzikirku
dengan tahajudku
dengan cucur air mataku
ku coba meletakkan sejenak beban itu

namun beban itu begitu berat
serasa sudah mencapai puncak pertahannanku
sudah habis semua dayaku
namun yang kurasakan
semakin dan semakin beban itu bertambah

kau katakan kau selalu mendengar doaku
kau katakan kau akan selalu mengabulkan doa
kau katakan jangan pernah putus asa
kau katakan kau selalu didekatku
namun mengapa begini
seperti aku tertinggal sendiri

hingga timbul tanya dihati
kalau putus asa itu dosa
mengapa doa terasa tak terjawab
kalau putus asa itu dosa
mengapa usaha terasa tak berbekas
kalau putus asa itu dosa
mengapa upaya terasa sia-sia
mengapa... mengapa...

mengapa semua begitu berat
dan aku tertinggalkan sendiri

dan batinku berteriak
yaa kariim . . . .
jangan tinggalkan aku sendiri

dan dipuncak putus asaku
kau sadarkan jiwaku

bahwa semua yang ada adalah milikmu
bahwa semua terjadi atas kuasamu
bahwa semua berjalan atas kehendakmu
bahwa semua ini sudah dalam rencanamu
dan aku
berada dalam egoku
untuk mendapat apa yang bukan milikku

berat itu ada
karena keinginan yang melebihi batas
sendiri itu terasa
karena hati terbelenggu rasa

bila egoku tak berkuasa
tak kan ada tanya itu

karena memang seharusnya
doa itu
dzikir itu
tahajud itu
air mata itu
hanya untukmu semata

Allah..
kini aku pasrah dan berserah
untuk menjalani semua titah

Kamis, 12 Juni 2008

Kekagumanku

oh ibu..
kasih sayangmu tiada bertepi
perlahan namun pasti
menuntun menbentuk pribadi
mandiri..
senantiasa kokoh berdiri
melawan segala onak duri
dan prahara badai
menuju kearah jalan yang pasti

oh ibu...
bagi diriku engkaulah belahan jiwa
sungguh mulia tiada tara
tak terhingga
nilainya...
lewat matahati dan batinku
kucoba untuk memahami dan mengerti
arti pengorbanan
dan belai kasihmu

ibu...
perananmu didalam hidupku
bagai pijar terang pelita
dalam malam gelap gulita
menerangi setiap langkah
dan sudut batinku

ibu...
bagiku engkau tak tertarakan
segala rasa kasih dan cita
lembut membelai dan menyapa
semoga Allah melimpahkan rahmatnya

oh ibu...
permata dunia permata surga
indah berkilau pancarkan cahaya
mempesona dengan kharisma
jiwa..
dengan seluruh yang kupunya
kucoba bahagiakanmu
namun kutakmampu menahannya
jalan Tuhan beda

Ibunda..


berjuta laksa teruntai kata mutiara
tak terbilang lagi pujangga
yang merangkainya
menyanjungkan puji puja
engkau lebih indah dari intan permata
dari segalanya

tegurmu lembut bagai embun sejuk
sesejuk hembusan angin gunung sepoi
kau redam badai prahara
kau redam ganas gelombang
kau lelapkan segala angkara murka

sapamu merdu indah merayu
bak alunan suara diva
mengalunkan tembang surga
memberi nafas dan jiwa
pembangkit asa dan cita

langkahmu tuntunan sukma
dian penerang penunjuk jalan
mengukir pribadi jiwa suci

Bunda
bahagiaku
ada ditanganmu
terlintas rona seri wajahmu

Bunda
surgawiku
ada dibawah telapak kakimu
pelita terpancar dimatamu

cahaya hatiku
cahaya hidupku

Ibunda
buah cinta belahan jantung kami
do'a ananda kehadiratNya
bahagia dan lestarilah kau disana
dalam rengkuh dan dekapan
pelukan sayang Sang Maha Kasih

Rabu, 11 Juni 2008

Perjalanan


terdampar aku dikota ini
sepi
sendiri
terasing
ditengah lalu lalang kehidupan

aku sendiri heran dan tak mengerti
apa sesungguhnya yang telah mendorong
dan membawaku sampai kesini

motivasipun masih kucari
namun belum juga kudapati
mungkin hanya karena emosi
dan ku tak dapat mengontrol diri

hanya ada keyakinan
ini jalan dari Tuhan
yang penuh rahasia kehidupan

biarlah kujalani dulu
mungkin akan ada arah lain
yang dituju

namun dalam perjalananku ini
aku sering termangu
aku ragu
aku...

ahh....
ahh...
aku tak tahu


Puisi Untuk Bunda


.
telah terlalui perjalanan panjang itu
segala apa yang harus dihadapi
terterima dengan senyum

tahan semua rasa yang ada
pedas, perih, getir, apalagi manis
rengkuh semua tanggung jawab
meski langkah terseok tertatih
coba tetap tegar dan berdiri

sekali jatuh... berdiri lagi
dua kali jatuh... berdiri lagi


dengan kedua tangan yang gemetar..
karna beban yang berlebihan
kau antar buah hatimu
menuju gapura hidup yang kokoh
lewati jalan yang lurus rata

namun tatkala mereka telah bisa
menyuap nasi....
saat datang renta bagimu
dan hari-harimu hanya bisa
kau habiskan diatas kursi tua

terlihat dari seri wajahmu
engkau merasa bahagia saat itu
meski hanya dari kursi kau memandangi
hasil jerihmu tak sia - sia
telah kau antar mereka
kedunia yang penuh warna

Bunda..
sungguh..engkau tiada ternilai bagi kami
bahagia dan bangganya kami
telah terlahir dari rahimmu


dan kini...(Juni 2008)
tanpa terasa
telah setahun kau tinggal kami
namun bagi kami
terasa baru kemarin
kami berkumpul
memelukmu, mengantarmu, membimbingmu
melepasmu memenuhi panggilan takdirmu
menghadap kembali ke Tuanmu

kami ikhlas..Bunda
kami ikhlas..
namun kerinduan itu
selalu dan selalu datang mengetuk
dan kami tak dapat membendungnya lagi

Allah...
aku yakin telah Kau bahagiakan bundaku

ijinkanlah kami untuk selalu
mengenang dan mengenangnya
selalu dan selalu
hingga kami menghadapMu
dan menemuinya di surgaMU