div.TabView div.Tabs { width: 350px; height: 24px; overflow: hidden; } div.TabView div.Tabs a { float: left; display: block; width: 90px; text-align: center; height: 24px margin-left:3px; padding-top: 3px; vertical-align: middle; -moz-border-radius-topleft:5px; -moz-border-radius-topright:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; border-top-left-radius:5px; border-top-right-radius:5px; border: 1px solid #666666; border-bottom-width: 0; text-decoration: none; font: 12px "Arial", Times New Roman, Serif; color: #000; font-weight: 900; } div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active { background-color: #DDDDDD; } div.TabView div.Pages { width: 350px; height: 250px; clear: both; background-color: #FFFFFF; -moz-border-radius:5px; -webkit-border-radius:5px; border-radius:5px; border: 1px solid #666666; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page { height: 100%; padding: 0; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page div.Pad { padding: 3px 5px; }

Senin, 27 September 2010

sepi, sunyi, sendiri

.

Jika memang sepi ini untukku..

biar kurengkuh dia dalam dekapku..

jika memang sunyi ini milikku..

biar kupeluk dia dalam harapku..

dan sendiri yang kunikmati..

menemani lengang hati..

kupandang nanar kesana..

adakah ini hanya fatamorgana.. ??

Sabtu, 28 Agustus 2010

pijar itu

.
kerjapnya tak terang lagi
meredupkah..

mungkin anginmu terlalu kuat
jangan biarkan pijarku mati

tunggu aku..
beri aku waktumu

kemarin aku yang girang
karna pijarmu merembang terang

jangan tarik lagi sorot sinarmu
biarkan dia terus melaju

tunggu aku..
beri aku waktumu..

untuk lihat terangmu lagi

hadirmu..

.
bak sejenak dalam waktu
aku terburu..

inginku lebih lama bersama..
namun kau takkan bisa

sungguh..
bagai baru kemarin pagi
ku tebangun sahur dini

dan ini terasa sekejap
tak terasa ku dalam dekap

jalanku

.
dalam tapak ringan
jauh terawang angan

lorong panjang tak terukur
dalam langkah ku tepekur

sepi membalut hati
tak tahu apa dinanti

ringan mengambang
jauh melayang

meraba dalam gelap
hatiku senyap
hasratku lenyap
terbungkus pekat pengap

Sabtu, 10 Juli 2010

Nanar...

.

dalam senja hariku

ku berajak dalam nanar

satu-satu langkah menapak

tanpa ada pasti di jiwa


adakah senjaku penuh ceria

adakah senjaku berkabut duka


miris jiwaku bagai teriris

pedih perih berdarah nanah

jiwa berurai air mata

hati terbalut sejuta duri


hidup bagai tak berarti

terlalui dengan kesiaan

pergi tanpa kesan

lalu tanpa pesan


apa arti bahagia itu

tiada ada bisa dirasa

jauh tangan tuk merengkuh

namun semua bagai luluh

tiada ujud tersentuh


dalam senja hariku

tiada daya kuangkat muka

berat menggayut rasa

merunduk tunduk terpuruk


kulihat dunia tergelak

mentertawakan segala gerak

kulihat alam terbahak

meneriakkan segala muak


dan aku diam membisu

terbalut dalam kelu membeku

termenung dalam canggung

bingung…..


aku terus mencari dalam sisa jalanku

aku terus melangkah dalam balutan gerah

aku terus menunggu dalam sepinya ragu

aku terus berharap dalam selimut bimbang


dalam senja hariku

biarlah aku dalam aku

kan ku telan semua sedihku

kan kupeluk semua sepiku

ku tak ingin dunia tahu

betapa remuk lantak jiwaku

semua hanya aku….

Sabtu, 13 Februari 2010

I imagine

I imagine…

I imagine your eyes, your look;
I imagine your mouth, your voice;
I imagine your smile, your laughter;
I imagine your love, your caresses;
I imagine your sweet, your curves;
I imagine your body, your smell;
I imagine your warmth, your love;
I imagine your sleep, you wake up;
I imagine your lips, your first kiss;
I imagine ......
I imagine I am free to imagine !

The dream

.
In the dark,..

I turn .....

I seek you ...

My arms do meet only the vacuum,

the sheets are cold, you're not there !


You're not there, but yet I still taste your lips on my lips.


I still feel the softness of your skin,

the warmth of your body, your hugs,

your breath.


I still hear your sweet words,

your art,

your murmurs.


There was little we was one.

Now I am alone…

to be suspended in a vacuum.


I turn on the lamp.
I
sweat,
I'm sitting on the edge of the bed ...

I have dreamed !


Again it was a dream,

a beautiful dream that will follow me during my long moments of solitude.

Minggu, 24 Januari 2010

dalam pasrah

.
rasanya tiada lagi kesah

semua sudah curah
tiada harap
tiada asa
hanya ada pasrah..

telah kering segala
peluh dan keringat
telah tuntas segala
air mata
tiada asa
tiada harap

segala terasa
tlah sampai batas

mengaharap..
apa diharap
menunggu..
siapa ditunggu
menanti..
tiada yang dinanti

tiada asa
tiada harap

berjalan tanpa titik
pasti tapi tak berisi
mantap namun melayang

hanya keyakinan
dalam benar
membawa jiwa
dan badan..

semuanya teralur
dalam pasrah..