div.TabView div.Tabs { width: 350px; height: 24px; overflow: hidden; } div.TabView div.Tabs a { float: left; display: block; width: 90px; text-align: center; height: 24px margin-left:3px; padding-top: 3px; vertical-align: middle; -moz-border-radius-topleft:5px; -moz-border-radius-topright:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; border-top-left-radius:5px; border-top-right-radius:5px; border: 1px solid #666666; border-bottom-width: 0; text-decoration: none; font: 12px "Arial", Times New Roman, Serif; color: #000; font-weight: 900; } div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active { background-color: #DDDDDD; } div.TabView div.Pages { width: 350px; height: 250px; clear: both; background-color: #FFFFFF; -moz-border-radius:5px; -webkit-border-radius:5px; border-radius:5px; border: 1px solid #666666; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page { height: 100%; padding: 0; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page div.Pad { padding: 3px 5px; }

Sabtu, 08 November 2008

Benarkah aku yang terpilih

.

benarkah aku

laki –laki yang terpilih

begitu banyak yang datang

dan berharap

dari aku


sementara aku merasa

aku bukan apa – apa


aku terlalu kecil

sendiri


apa kelebihanku


kadang bahkan

aku merasa

aku lelaki yang tak beruntung

tak ada satupun

yang dapat ku banggakan


apakah arti ini semua

satu datang satu pergi

satu datang satu pergi

satu datang dan datang lagi


harapankah

ujiankah

cobaankah

anugrahkah


aku termangu


benarkah aku

laki-laki yang terpilih


pembawa kebahagiaan

pembawa kebaikan

pembawa keindahan

pembawa keceriaan


sungguh aku tak tahu

ini hanya hak mu

yang maha tahu

Sabtu, 01 November 2008

Hilang satu kawanku

.

tanpa kata

tanpa sapa

ditinggal aku sendiri


aku bertanya dalam hati

salah apa diri ini


aku kecewa

pada siapa ...

aku tehina

oleh siapa ...


ya inilah dunia

penuh maya

walau seolah

nyata

Khayal Nyata

.

sesaat aku

terlambung oleh angan

dan harapanku sendiri


terlalu tinggi aku diayun

dikusutkan bayangan

tinggi

hingga tak terjangkau akal


namun aku

masih dalam kesadaranku

tak terlelapkan

mimpi – mimpi


dan ketika

lambungan itu mencapai klimaks

membuatku menukik

terhempas kembali

dalam alam nyata


semua berakhir


ada kecewa

ada terhina

ada terbuang

ada yang hilang


sejenak termangu


dan aku

mencoba menyadari

dan aku

mencoba bangkit lagi

dan aku

mencoba melupakan

dan aku

kembali berjalan


kutertawa dalam hati

bodohnya aku

terbuai dalam

khayal nyata ini

Hujan

.

dan

tetes - tetes itu

adalah anugrah

bagi kehidupan


dan

tetes – tetes itu

kembali bergulir

berjatuhan

membasahi

rekah – rekah kemarau


dan..

tetes – tetes itu

membawa dingin

yang membungkus hatiku

meringkuk

mencoba menciptakan

kehangatanku sendiri


dan

tetes – tetes itu

harapan


dan

tetes – tetes itu

keresahan


harapan dan keresahan

bahagia dan kegelisahan

ironi

dalam kehidupan

Minggu, 21 September 2008

Maafkan aku...

.

maafkan aku

yang tak sempurna

mencintaimu


aku yang belum mampu

menyerahkan seluruh cintaku

kepadamu

aku yang belum mampu

menyerahkan segala miliku

kepadamu


maafkan aku

yang tak sempurna

mencintaimu


aku yang masih saja

sering tergoda dan berpaling

darimu

aku yang masih saja

sering terlupa dan terlalai

darimu


ampunkan aku

atas segala kekuranganku

atas segala kelupaanku

atas segala kekhilafanku

atas segala ketidak sempurnaanku


rengkuh aku dalam pelukmu

agar kurasa hangat kasihmu

dekap aku dalam rengkuhmu

agar kurasa limpah sayangmu

peluk aku dalam dekapmu

agar kurasa segala kemuliaannu


jaga aku

bimbing aku

tuntun aku

hingga tak lagi

tergoda dan berpaling

hingga tak lagi

terlupa dan terlalai

Jumat, 19 September 2008

Aku selalu merinduimu

.

belum habis rinduku padamu

kini kau akan segera berlalu


ingin ku tahan kau

untuk tidak tinggalkan aku

namun

memang harus

sampai di sini dulu


kutunggu

kunantikan kembali

perjumpaanku denganmu


yang maha kasih

ijinkan aku

untuk menjumpainya

beri kesempatan padaku

untuk berkasih dan bercumbu

dengannya


setiap kali berjumpa denganmu

belum pernah terpuaskan rinduku


ingin kugunakan semua

kesempatan perjumpaan itu

untuk erat memelukmu

dan selalu didekatmu

namun selalu saja

aku tergoda


dan

ketika engkau akan pergi

baru kusadari

bodohnya diriku


kasihku

ijinkan aku

untuk menjumpaimu

dan mencumbumu

disaat kau kembali lagi


aku rindu

aku selalu merinduimu

ya ramadhan


( Ramadhan 1429 H )

Sabtu, 13 September 2008

Betapa sayangmu padaku

.

ya tuhan..

kau tempatkan aku

dalam situasi yang sulit

inikah jawaban doa ku selama ini

namun mengapa begitu jauh

haruskah dengan

tanggungjawab yang sebesar ini

untuk meraih yang terimpi

tuhan ...

aku merasa menjadi orang

yang paling kau sayangi

aku rasakan itu

betapa sayangnya engkau padaku

sehingga untuk segala sesuatu

selalu lebih dulu

kau beri pelajaran aku.

namun apapun yang akhirnya terjadi

aku tetap merasakan

itulah tanda kasih sayangmu

amat indah

sangat indah

amat sangat indah

Minggu, 31 Agustus 2008

Kumpulan ungkapan hati sahabat

.

teman.., kita bisa menjumpainya dimana saja

namun bisakah kita menjaganya ?


mengucap aku cinta padamu adalah mudah,

namun untuk memberikan cinta,

bisakah engkau ?


hidup ini penuh dengan kebahagiaan

bila kita selalu mengisinya dengan

mencoba dan belajar


keberhasilan adalah buah dari

kerja keras dan keberuntungan

jika kamu tidak menyukai sesuatu

maka rubahlah sesuai keinginanmu

jika kamu tidak dapat merubahlah

rubahlah sikapmu untuk menyukainya

jangan menentangnya


hidup adalah belajar dan belajar

untuk menjadi lebih baik

Sabtu, 30 Agustus 2008

Ada dan tiada

.

sepi

sendiri

hening

gelap

pekat

melaju menerjang waktu

melayang

mengambang

menerawang

mencari

meraih makna

antara ada dan tiada


bahwa ada adalah tiada

bahwa tiada adalah ada


bukan kata

namun rasa

Jumat, 29 Agustus 2008

Satu malam di bulan Ramadhan

.

dalam hening malammu

dalam ta’jub sujudku

dalam khusuk do’aku

kutersimpuh

luruh

hatiku luluh


tak kuasa lagi aku

membendung rasa kalbu

mengucur deras dari mataku

mengalir jatuh di sajadahku


ya .. Allah

betapa kecil aku

hambamu yang tak tahu diri

belum banyak aku mengabdi

terlalu banyak yang kuingini


ya.. Allah

betapa sempurnanya engkau

tersadar aku

bahwa segala kekurangannku

adalah kelebihanku

bahwa segala kelemahanku

adalah kekuatanku


ya.. Allah

ampuni aku

apaun kehendakmu

rahmat, ni’mat ataupun cobamu

adalah yang terbaik

bagi hambamu


Ramadhan 2000

Antara kita

.
pertemuan kita belumlah lama
namun yang kurasakan seakan
telah lama kita berkawan
begitu akrab dan berkesan
begitulah yang kurasakan

pertemanan kita belumlah lama
namun yang kurasakan seakan
telah lama kita bersahabat
begitu dekat dan melekat
serasa ada yang mengikat

persahabatan kita belumlah lama
namun yang kurasakan seakan
kita bagai bersaudara
saling berbagi suka dan duka
s’lalu sekata dalam segala

namun kusadari
pertemuan kita
pertemanan kita
persahabatan kita
persaudaraan kita
hanyalah perjalanan

jika satu hari
kita harus kembali sendiri
kan kujalani
bahwa itulah yang seharusnya terjadi

segalanya kembali

Jumat, 01 Agustus 2008

aku dan waktu

andai waktu adalah aku

maka akan kuputar kembali

semua kenangan itu


andai aku adalah waktu

maka akan kutata kembali

perjalanan itu


namun waktu bukanlah aku

dia berjalan dan terus berlalu

tanpa peduli apa mauku


dan aku bukanlah waktu

hingga aku hanya bisa

mengenang semua yang telah lalu


andai waktu adalah aku

andai aku adalah waktu


semua berjalan semauku


namun waktu bukanlah aku

dan aku bukanlah waktu


semua berjalan seiring waktu

berlalu......

Senin, 28 Juli 2008

Dipuncak bukit ini

.

di puncak bukit ini

saat senja meronakan langit

kuterpaku memandang kesana

semburat sapuan nila


dipuncak bukit ini

nampak terajut dicakrawala

gambaran wajahmu nan lembut

menjerat angan jiwa


dipuncak bukit ini

kumenanti saat kau kembali

terpancar senyummu dimataku

menggejolak rasa rinduku


walaupun bagaimana

manusia hanya bisa berencana

sang maha penguasa penentu segala

kita sekadar pelakonnya


dipuncak bukit ini

dulu aku melepas dirimu

tak terasa waktu yang berlalu

lah sampai tujuh kemarau


dipuncak bukit ini

kini aku mengenang cintamu

haruskah aku setia menunggu

sampai ujung umurku...

Sabtu, 26 Juli 2008

Perjalanan waktu

.

masih hangat didadaku

ku gendong kamu sambil

kedendangkan lagu lagu

saat aku menidurkanmu


masih terngiang ditelinga

saat kau mendendangkan

lagu montor-montor cilik

sambil kudongengkan

si jack and the beans talk

atau kancil nyolong timun


dan kau tak pernah bosan

mendengarnya

meski berulang dan berulang lagi


masih jelas dimata

saat kau mulai menapakan kaki

dan belajar berlari

sambil tertawa kesana kemari


serasa seperti baru kemarin


tak terasa waktu telah berlalu

kini harus kau kejar jalanmu


mencoba dengan segala kemampuan

menggapai angan dan cita

membuka takdir

untu masa depan


kadang aku rindu

kembali kemasa itu

melihat kembali kau yang lucu

dengan segala kebiasaanmu


dan sebentar lagi

kau harus belajar mandiri

kau harus bisa hadapi sendiri

semua tantangan hidup ini


( untuk aditiya raka )

Jumat, 25 Juli 2008

satu senja dibukit ini

.

tujuh kemarau

telah aku lalui perjalananku

dan kini aku kembali


terpaku memandang senja

diatas bukit ini..


dibukit ini

dibatas desa

disini terakhir kali

aku mengenggam tanganmu

sebelum kulepaskan kau..


engku pergi

aku pergi

menjalani takdir kita sendiri


luka itu sudah tertutup

namun goresannya yang dalam

meninggalkan parut

yang tak dapat kuhilangkan


adakah sekarang engkau bahagia

tak pernah ada kabar berita


dibukit ini

dibatas desa

kembali aku mengenang

indahnya saat itu

saat kupelukmu dan kugenggam tanganmu


dan bukit ini

hamparan ilalang dan rumput

tetap hijau menyelimuti

setia menjaga desa dan sungai


seperti janjiku

yang pernah ku ucap padamu

setia menjaga namamu

dalam hatiku

tanpa ada batas waktu


Hanya terpesona

.

kau memang cantik

bahasa tubuhmu yang gemulai

mempesona pandang mata


tak kupungkiri itu

aku suka


tutur kata yang lembut

cara bicara yang manja

gerak gaya yang membuai

suara yang mendayu

memaksaku untuk terpukau


namun entah mengapa

belum bisa membuatku

jatuh cinta


mungkin orang berkata

aku terpesona pada pandang pertama


ya aku terpesona

hanya terpesona

belum jatuh cinta

Senja terakhir

.

rona nila dilangit senja

ciptakan silhuet cinta

antara kita


kau tertegun dalam ragu

berurai air mata

saat harus menentukan arah

langkah mana harus ditempuh


akupun terdiam

tak mampu untuk berkata

ingin kutarik dirimu

dan kuajak untuk mengikutiku

namun aku masih ragu

bila bersamaku

mampukah aku membahagiakanmu


aku tak mau egois

yang kuinginkan

kamu bahagia

meskipun kita harus terluka

untuk memulainya


jika untukmu bahagia

kita harus berjauhan

aku harus rela


saat keputusan itu telah ada

kupeluk erat engkau

sambil kutitikan air mata

kusadari ketidak berdayaanku sebagai lelaki


sungguh ...

tak ingin kulepaskan kau

dan aku berjanji

takkan kuhapus kau dari dalam hati

selamanya...


kugenggam erat tanganmu

sekali lagi..


senja begitu indah..

namun begitu menyakitkan.

kedengung sebait lagu lama

”walau kita tak mungkin bersatu

diakhirat kita kan bertemu”