jangan pernah bertanya
Minggu, 22 Maret 2009
Jangan pernah meragu
.
jangan pernah bertanya
jangan pernah bertanya
mengapa mendung tak jua sirna
mengapa mega kuat bertahta
mengapa pekat dicakrawala
mengapa rona tak kunjung tiba
rasakan
resapkan
terawang luas cakrawala
tak hanya mega angkuh bertahta
tatap hamparan langit lekat
tak hanya mendung gelap terpahat
pada balik pekat mega
ada disana semburat cahya
biarkan hujan turun tercurah
kikis mendung hadirkan cerah
biarkan awan sejenak terpahat
peredup bias panas menyengat
biarkan.....
biarkan semua terjadi
karna semua harus terjadi
dan pada semua yang terjadi
ada titah sang maha suci
tak kan ada rona pelangi
tanpa rinai yang mengiringi
tak kan ada ceria pagi
tanpa gelap mendahului
singkirkan tanya dan ragu hati
yakinkan semua akan berganti
semua pasti berganti
Sabtu, 21 Maret 2009
aku jatuh cinta
-->
.
aku jatuh cinta
pada bayang bayang
saat pertama kujumpanya
perhatiannya
kelembutannya
pengertiannya
semua menghanyutkanku
aku terlambung dalam angan
melayang
menembus hayalku
bahagia
gembira
ceria
sesaat
sirna
kecewa
terluka
terperangah
tersadar aku
aku jatuh cinta
pada bayang bayang
Minggu, 15 Maret 2009
Terpulang Kembali
segala senja beranjak sudah
segala masa gulir berganti
dan dianpun diam membisu
hingga mentari membuka hari
dengan mata coba kubaca
dengan hati coba mengerti
menguak kata mencari makna
dalam menggali isi puisi
gerangan apa tengah dirasa
luluhkan benak lunglaikan daya
hingga luka luas menganga
tinggalkan parut membekas lama
kala kokok sahut berganti
tanda mentari membuka pagi
asa datang harap menjelang
fajar jingga esok terbentang
dan luka coba tuk terobati
dan hati coba berdiri lagi
mencari makna dalam puisi
mengkaji jiwa membenah diri
apa terpulang
apa terulang
apa terluka
terangkan tanya
jikalau dalam diri mencari
pancar sinar kan tertemui
terpulang semua kembali
pada segala yang maha suci
kepada seorang sahabat di friendster
Diambang kemarau
.
tetes - tetes itu masih bergulir
satu - satu
membasahi
hijau daun rambutan
yang semakin menua
dan
satu - satu
berjatuhan
dan hatiku menerawang
melayang jauh
mencari kesejatian diri
hujan yang mendera hari - hari
telah lelah dan terhenti
dan kemarau telah menanti
dan hatiku terus meranggas
hujanpun tak mampu
membuatnya hijau rimbun
seperti pohon rambutan itu
kemarau telah lama disini
menanti datang hujan penyejuk hati
disini kemarau menanti
di hati kemarau belum berganti
diambang kemarau
rambutan bersiap diri
menyambut panas mentari
dihati
kemarau tiada berhenti
menanti penyejuk hati
tetes - tetes itu masih bergulir
satu - satu
membasahi
hijau daun rambutan
yang semakin menua
dan
satu - satu
berjatuhan
dan hatiku menerawang
melayang jauh
mencari kesejatian diri
hujan yang mendera hari - hari
telah lelah dan terhenti
dan kemarau telah menanti
dan hatiku terus meranggas
hujanpun tak mampu
membuatnya hijau rimbun
seperti pohon rambutan itu
kemarau telah lama disini
menanti datang hujan penyejuk hati
disini kemarau menanti
di hati kemarau belum berganti
diambang kemarau
rambutan bersiap diri
menyambut panas mentari
dihati
kemarau tiada berhenti
menanti penyejuk hati
Kamis, 05 Maret 2009
Jiwaku menjelajah
.
melayang jauh
menembus batas nyata
bersandiwara
berlaku tak sendiriku
menjebak mangsa
mempermainkan hati
perasaan
cinta
apa maumu
bahgiakah kau dengan itu
namun semua semu
anganmu
rasamu
cintamu
sukamu
perhatianmu
semua semu
kembalilah
kembalilah diriku
kembali pada asamu
kembali pada harapmu
kembali pada rasamu
kembali pada dirimu
tinggalkan semua
jangan biarkan rasamu
jangan biarkan cintamu
jangan biarkan dirimu
bermain dalam kepuasan semu
tinggalkan
tinggalkan
semuaaaa
tinggalkan
melayang jauh
menembus batas nyata
bersandiwara
berlaku tak sendiriku
menjebak mangsa
mempermainkan hati
perasaan
cinta
apa maumu
bahgiakah kau dengan itu
namun semua semu
anganmu
rasamu
cintamu
sukamu
perhatianmu
semua semu
kembalilah
kembalilah diriku
kembali pada asamu
kembali pada harapmu
kembali pada rasamu
kembali pada dirimu
tinggalkan semua
jangan biarkan rasamu
jangan biarkan cintamu
jangan biarkan dirimu
bermain dalam kepuasan semu
tinggalkan
tinggalkan
semuaaaa
tinggalkan
Langganan:
Postingan (Atom)
