div.TabView div.Tabs { width: 350px; height: 24px; overflow: hidden; } div.TabView div.Tabs a { float: left; display: block; width: 90px; text-align: center; height: 24px margin-left:3px; padding-top: 3px; vertical-align: middle; -moz-border-radius-topleft:5px; -moz-border-radius-topright:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; border-top-left-radius:5px; border-top-right-radius:5px; border: 1px solid #666666; border-bottom-width: 0; text-decoration: none; font: 12px "Arial", Times New Roman, Serif; color: #000; font-weight: 900; } div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active { background-color: #DDDDDD; } div.TabView div.Pages { width: 350px; height: 250px; clear: both; background-color: #FFFFFF; -moz-border-radius:5px; -webkit-border-radius:5px; border-radius:5px; border: 1px solid #666666; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page { height: 100%; padding: 0; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page div.Pad { padding: 3px 5px; }

Kamis, 30 Juli 2009

Kenikmatan itu..

.

terpejam mata terhanyut jiwa

melambung menikmati kesyahduan kasihmu

yang merayap menjamah rasaku

membawa aku pada alam maya


dalam rentangan waktu yang terpajang

betapa kurasakan tak putus limpahan itu

satu…satu… semua tertata dalam jalinan

terangkai dan mengalir pasti

menyatu dalam irama hidup yang mendayu


indahnya.

tak tertara

nikmatnya

tak terkata


aku mencoba mendesah merdu

menyenandungkan irama gerakmu

dan mengimbangi alunan rimamu

dengan segala daya tenagaku

kadang aku tersengal dalam nafasku

namun kunikmati itu

kadang aku terseok dalam langkahku

tetap kunikmati itu


karena setiap titik yang engkau berikan

adalah kenikmatan

setiap tetes yang engkau berikan

adalah kenikmatan

setiap pedih yang engkau berikan

adalah kenikmatan

setiap nyeri yang engkau berikan

adalah kenikmatan


dan aku tak ingin kehilangan

setiap detik dari nikmat itu

dan aku ingin kau ijinkan

mendesah merdu bersamamu


aku yang slalu merindumu

aku yang slalu merindu

akan segala kasihmu

tuhanku

Kamis, 16 Juli 2009

indahnya berbagi

.

selagi angin masih berhembus

dan menggoyang daun – daun rambutan

hembuskanlah nafas kasih sayangmu

untuk menggoyang dan mengelus kehidupan


biarkan sayap- sayap ikhlasmu terentang

mengapak menjelajah luasnya kehidupan


lihat disana……….

kehidupan pahit masih mereka rasakan

mereka yang dengan ikhlas menerima nasibnya

memungut rezki dari serpih-serpih yang tersisa


jangan biarkan hatimu buta membatu

tebarkan air cinta penyejuk hati pada sesama

dentingkan dawai jiwamu dengan tembang cahaya

yang menebar terang dan damai di sanubari


yah…

disana ada damai

disana ada bahagia

saat kita mampu berbagi bersama..

Jumat, 10 Juli 2009

aku jenuh

.
bersama terbit mentari
kusibak tirai mimpi malam hari
dan kembali kujalin hari-hari sepi
inikah alunan zigani yang kau beri..
bagai desah biola
yang melengking menyayat rasa di palung jiwa
jiwa yang hampa
karna hati yang luka lara

dimana... dimana engkau asa...
katakan engkau dimana
kan ku jemput adamu
walau di ujung langi biru

sebelum sayap sayapku melunglai
melanglang langit jiwa yang tak berbingkai
sebelum badanku remuk terpuruk
hancur luluh telindas jiwa yang rapuh

aahhhhh aku jenuh

Jumat, 03 Juli 2009

biarkan angan itu.

.

biarkan dia melambungkanmu

dalam cinta dan keinginanmu..

biarkan dia melenakanmu

dalam harapan dan keinginanmu


karena padanya ada gairah..

padanya ada keindahan

padanya ada semangat

padanya ada kenikmatan


bila kau kembali dan merasakan

pahitnya kenyataan

nikmatilah..

nikmatilah

dan bebas itu kamu..

lihat di ujung cakrawala sana

lengkung pelangi ronakan sejuta warna

memanggil dengan lembut mendesah manja

tawarkan kebebasan tanpa batas

terbanglah kesana dan kan kau temukan

kebebasan dan kedamaian yang ku cari


ketika kau rasa lelah membebanimu

itu hanyalah ciptaan dari hati yang ragu

ketika kau rasa dahaga mencekikmu

itu hanyalah kegalauan jiwa yang rancu

rentangkan sayapmu

kibaskan dan kepakkan

dan semuanya akan berlalu


akan kau rasa kebebasan itu

menyusup dalam setiap buluh nadi dan syaraf

merenggang lega mengembang di ruang jiwa

dalam dan diam..