div.TabView div.Tabs { width: 350px; height: 24px; overflow: hidden; } div.TabView div.Tabs a { float: left; display: block; width: 90px; text-align: center; height: 24px margin-left:3px; padding-top: 3px; vertical-align: middle; -moz-border-radius-topleft:5px; -moz-border-radius-topright:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; border-top-left-radius:5px; border-top-right-radius:5px; border: 1px solid #666666; border-bottom-width: 0; text-decoration: none; font: 12px "Arial", Times New Roman, Serif; color: #000; font-weight: 900; } div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active { background-color: #DDDDDD; } div.TabView div.Pages { width: 350px; height: 250px; clear: both; background-color: #FFFFFF; -moz-border-radius:5px; -webkit-border-radius:5px; border-radius:5px; border: 1px solid #666666; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page { height: 100%; padding: 0; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page div.Pad { padding: 3px 5px; }

Senin, 28 Juli 2008

Dipuncak bukit ini

.

di puncak bukit ini

saat senja meronakan langit

kuterpaku memandang kesana

semburat sapuan nila


dipuncak bukit ini

nampak terajut dicakrawala

gambaran wajahmu nan lembut

menjerat angan jiwa


dipuncak bukit ini

kumenanti saat kau kembali

terpancar senyummu dimataku

menggejolak rasa rinduku


walaupun bagaimana

manusia hanya bisa berencana

sang maha penguasa penentu segala

kita sekadar pelakonnya


dipuncak bukit ini

dulu aku melepas dirimu

tak terasa waktu yang berlalu

lah sampai tujuh kemarau


dipuncak bukit ini

kini aku mengenang cintamu

haruskah aku setia menunggu

sampai ujung umurku...

Tidak ada komentar: