div.TabView div.Tabs { width: 350px; height: 24px; overflow: hidden; } div.TabView div.Tabs a { float: left; display: block; width: 90px; text-align: center; height: 24px margin-left:3px; padding-top: 3px; vertical-align: middle; -moz-border-radius-topleft:5px; -moz-border-radius-topright:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; -webkit-border-top-left-radius:5px; border-top-left-radius:5px; border-top-right-radius:5px; border: 1px solid #666666; border-bottom-width: 0; text-decoration: none; font: 12px "Arial", Times New Roman, Serif; color: #000; font-weight: 900; } div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active { background-color: #DDDDDD; } div.TabView div.Pages { width: 350px; height: 250px; clear: both; background-color: #FFFFFF; -moz-border-radius:5px; -webkit-border-radius:5px; border-radius:5px; border: 1px solid #666666; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page { height: 100%; padding: 0; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page div.Pad { padding: 3px 5px; }

Sabtu, 31 Oktober 2009

pada ujung kemaraumu..

.

di ujung kemaraumu kubertanya

pada angin pagi yang berlalu

kabar apa yang di bawa

suka cita ataukah haru biru


tanah disana tlah merekah

menanti tetes – tetes kan membasah

rerumputan mengerontang

menunggu dalam gersang

hujanmu … kapan datang


di ujung kemaraumu kumerenung

menatap langit menunggu medung

kapan jatuhkan bulir-bulir itu

yang kan menderu

meramu hidup baru


kemaraumu kan berlalu

membawa serta gersang

melayang


di ujung kemaraumu kuberharap

lemparkan pandang lekat menatap

mega mega berarak

membawa asa

bukan bencana


di ujung kemaraumu

segala rasaku

terpadu

sendu

Tidak ada komentar: