Minggu, 26 April 2009
senja di gerbang kemarau
.
matahari meredup merah
awan jingga mengelabu
membayangi
dan ranting ranting pasrah
menengadah sendu
menatapi
dipuncak bukit Trangkilan
teduh ….
syahdu….
beriring derai tempua
yang bergurau menyambut senja
ahhh
gerbang kemarau telah terbuka
angin berbisik manja
sebentar datang menggoyang dahan
pepohonan
tempua bertanya dalam diri
kemana kan pergi kemarau nanti
mencari hidup
membawa nasib
mencari untaian padi
dan tempua bertanya lagi
apa terjadi kemarau nanti
masihkah hidup
untungkah nasib
menahan nyawa diraga ini
angina terus berbisik manja
tak perduli resah tempua
merayu sendu membawa berita
senja ini kemarau tiba
bergulir..
waktu terus bergulir
musim terus bergulir
hidup terus bergulir
semua terus bergulir
gerbang kemarau telah terbuka
desah nafasnya telah menyapa
panas…
kering…
dan akan semakin kering
tempua semakin resah
pepohonan turut berkesah
bukit Trangkilan diam membisu
menatap cakrawala nanar terpaku
membeku
benarkah kemarau membawa resah
semua hanya bisa berserah
pasrah……
matahari meredup merah
awan jingga mengelabu
membayangi
dan ranting ranting pasrah
menengadah sendu
menatapi
dipuncak bukit Trangkilan
teduh ….
syahdu….
beriring derai tempua
yang bergurau menyambut senja
ahhh
gerbang kemarau telah terbuka
angin berbisik manja
sebentar datang menggoyang dahan
pepohonan
tempua bertanya dalam diri
kemana kan pergi kemarau nanti
mencari hidup
membawa nasib
mencari untaian padi
dan tempua bertanya lagi
apa terjadi kemarau nanti
masihkah hidup
untungkah nasib
menahan nyawa diraga ini
angina terus berbisik manja
tak perduli resah tempua
merayu sendu membawa berita
senja ini kemarau tiba
bergulir..
waktu terus bergulir
musim terus bergulir
hidup terus bergulir
semua terus bergulir
gerbang kemarau telah terbuka
desah nafasnya telah menyapa
panas…
kering…
dan akan semakin kering
tempua semakin resah
pepohonan turut berkesah
bukit Trangkilan diam membisu
menatap cakrawala nanar terpaku
membeku
benarkah kemarau membawa resah
semua hanya bisa berserah
pasrah……
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar